Nikahan di Villa atau Hotel, Lebih Baik Mana? Ini Jawabannya!
- Theofilus Richard
- 1 day ago
- 4 min read

Saat akan menggelar pernikahan, tentu kamu dan pasangan tidak hanya mengurusi masalah gaun dan jas pernikahan saja, ‘kan? Tempat atau venue resepsi pasti menjadi salah satu hal yang dipikirkan sejak awal.
Selain gedung yang biasa digunakan sebagai tempat pernikahan, penginapan seperti hotel dan villa juga menjadi alternatif bagi banyak pasangan.
Pasalnya, dua tempat ini tidak hanya menawarkan tempat pernikahan, tetapi juga kenyamanan dan kedekatan dengan tempat menginap. Jadi, setelah selesai acara, kamu dan pasangan tidak perlu pakai mobil lagi untuk ke penginapan, cukup jalan lima langkah, sudah sampai, deh…
Namun, di antara menggelar pernikahan di villa atau hotel, kira-kira mana yang lebih baik, ya? Yuk, simak artikel ini sampai selesai!
Pertimbangan untuk Nikah di Villa vs Hotel
Untuk menentukan lebih baik gelar pernikahan di villa atau hotel, kamu perlu mempertimbangakan mengenai jumlah tamu, konsep pernikahan, dekorasi, fleksibilitas waktu, privasi dan atmosfer acara, serta biaya.
1. Jumlah Tamu
Hal pertama yang harus kamu pikirkan adalah jumlah tamu yang diundang.
Hotel
Jika hendak menggelar pernikahan skala besar dengan tamu undangan 200 atau bahkan 1.000 orang, hotel menjadi pilihan yang paling baik.
Villa
Namun, jika hendak menggelar pernikahan yang lebih intim dengan hanya mengundang 30-100 orang, villa menjadi alternatif yang menarik.
2. Konsep Pernikahan
Pertimbangan kedua adalah konsep pernikahan.
Hotel
Kalau rencananya kamu ingin menggelar konsep yang sedikit formal dengan rangkaian acara yang terstruktur serta mengundang sejumlah rekan bisnis dan rekan kerja, hotel menjadi pilihan yang lebih baik.
Villa
Sementara, jika ingin menggelar konsep pernikahan yang semiformal atau kasual dengan mengundang orang terdekat, villa akan memberikan nuansa homey yang tidak dapat dirasakan jika menggelar pernikahan di hotel.
3. Fleksibilitas Dekorasi
Masalah dekorasi juga pasti sering menjadi bahan diskusi kamu dan pasangan, ‘kan?
Hotel
Biasanya, konsep dekorasi di hotel akan terasa lebih mewah, tetapi memiliki keterbatasan. Contoh keterbatasannya adalah:
Dekorasi sering dibatasi standar ballroom
Terbatas oleh “paket” yang ditawarkan oleh vendor
Perubahan konsep biasanya dikenakan biaya tambahan
Villa
Sementara, jika ingin konsep dekorasi yang lebih fleksibel, villa menjadi jawabannya. Karena villa memiliki taman yang cukup luas, kamu bebas mengekspresikan gaya dekorasimu. Misalnya, ingin tema pesta kebun, dekorasi bernuansa rustic, bohemian, dan lain-lain.
4. Fleksibilitas Waktu
Hotel
Biasanya, sewa ruangan di hotel dihitung per beberapa jam. Hal ini membuat kamu dan pasangan jadi sedikit terbatas dalam menggelar acara. Jika hendak menambah waktu acara, tentu akan dikenakan biaya tambahan.
Villa
Sementara, di villa, waktunya lebih fleksibel. Kenapa? Soalnya, biasanya villa akan menawarkan paket menggelar resepsi pernikahan dan menginap satu malam. Jadi, karena seluruh area villa sudah kamu sewa seharian, jadi memberikan sedikit keleluasaan dalam menggelar acara.
Jadi, kamu bisa menggelar acara after party setelah acara utama pernikahan selesai. After party-nya bisa berupa pesta kecil-kecilan bersama teman-teman, karaokean bersama keluarga, pesta barbeku, dan lain-lain.
Namun, bukan berarti sebebas-bebasnya, ya! Perhatikan izin kepada pemilik villa dan warga setempat.
5. Privasi dan Atmosfer
Hotel
Jika menggelar pernikahan di hotel, biasanya acara akan berlangsung cepat dan atmosfer yang tercipta terkesan sedikit formal.
Namun, keunggulan menggelar acara di hotel adalah kamu dan pasangan bisa menciptakan suasana elegan dan “mahal” yang mungkin tidak didapat jika menggelar pernikahan di villa.
Villa
Selain itu, dalam satu hotel yang memiliki beberapa ballroom, tentu akan membuat acara pernikahan “tercampur” dengan agenda lain yang ada di hotel tersebut. Hal ini mungkin akan membuat tamu sedikit kebingungan jika tidak bertanya pada staf hotel.
Sementara, jika menggelar pernikahan di villa, privasi lebih terjaga karena satu area villa sudah kamu sewa hanya untuk acara pernikahanmu. Lalu, atmosfer yang tercipta akan terasa lebih sakral, intimate, dan fun di saat yang sama.
6. Biaya
Pertimbangan terakhir yang tidak mungkin terlewat adalah soal biaya.
Hotel
Biaya sewa venue pernikahan di hotel tentu akan lebih mahal karena biasanya mencakup sejumlah fasilitas, mulai dari dekorasi, AC, listrik, pelaminan, katering, dan lain-lain.
Villa
Sementara, kalau menggelar pernikahan di villa, biaya sewanya relatif lebih murah. Terlebih, villa bisa kamu gunakan selama seharian full. Dengan begitu, kamu bisa lebih menghemat bujet. Bujet tidak terfokus pada sewa tempat, tetapi bisa kamu alokasikan ke hal lain, misalnya transportasi untuk keluarga, dekorasi, dokumentasi, dan lain-lain.
Saatnya Rencanakan Pernikahanmu!
Kesimpulannya, tidak ada yang salah, mau pilih nikah di hotel atau villa, yang penting sesuai dengan tujuan yang ingin kamu dapat.
Jika ingin menggelar acara pernikahan yang besar dengan tamu undangan lebih dari 200, hotel bisa jadi pilihan. Namun, jika ingin pernikahan yang lebih intim, villa bisa jadi pilihan.
Hal terpenting saat memilih villa adalah pastikan memilih villa yang bisa beri pengalaman berbeda agar acara pernikahanmu berkesan.
Nah, salah satu villa yang bisa memberi pengalaman tersebut adalah Villa Bango. Di villa ini, kamu dan pasangan akan mendapat kesan pernikahan yang lebih ceria dan menyenangkan, tanpa kehilangan kesakralan pernikahan itu sendiri.
Bagaimana tidak, Villa Bango dengan area taman yang luas, dikelilingi pohon-pohon rindang dan pemandangan sawah khas Nusantara yang estetik. Nuansa segar dan alami ini pasti bikin kamu, pasangan, keluarga, dan tamu undangan pun jadi betah berlama-lama di sana.
Jadi, tunggu apa lagi? Yuk, gas ke Villa Bango!
Yuk, rencanakan liburanmu dan gas ke Villa Bango!




Comments