top of page

Tips Memilih Hadiah Natal

Selain tahun baru, bulan Desember juga erat kaitannya dengan Hari Natal yang identik dengan pemberian hadiah. Tradisi yang sudah dilakukan turun-temurun dan hampir di seluruh bagian Indonesia ini membuat banyak anak-anak sangat menanti hari libur satu ini.


Baca juga: Tips minta cuti


Biasanya, hadiah akan diletakkan di bawah dekorasi pohon cemara yang ada di dalam rumah, atau bisa juga diberikan langsung kepada anggota keluarga. Meskipun lebih banyak ditujukkan untuk anak-anak, namun hadiah hari Natal juga bisa menjadi ajang untuk mendekatkan diri kepada sahabat atau saudara. Cara paling mudahnya tentu dengan menyiapkan acara tukar kado.



Tradisi ini membuat banyak orang memutar otak untuk memilih kado yang tepat bagi orang lain. Nah, untuk mempermudah pekerjaan atau kegiatan memilih kado, berikut beberapa tips memilih kado yang bisa kamu lakukan untuk merayakan Hari Natal bersama orang-orang yang kamu sayang.



Berikan hadiah yang menyelesaikan masalah


Kesalahan terbesar dari memberikan hadiah yang sering dilakukan oleh banyak orang, baik hadiah yang diberikan untuk orang lain maupun diri sendiri, adalah dengan memberikan semakin banyak hadiah, maka orang lain akan semakin senang. Padahal justru sebaliknya.


Seperti pepatah pernah berujar, bahwa kebahagiaan tidak datang dari menambahkan hal yang positif, namun bisa datang dari mengurangi hal yang negatif.


Jadi, ketika memilih hadiah, tentukan lebih dulu apa masalah dari penerima dan mulai bedah hadiah apa yang tepat yang bisa membantu mereka. Misal, jika mereka mengeluh punya pisau yang tumpul, kamu bisa memberikan batu asah. Satu hal lagi yang jadi catatan, jangan berikan hadiah untuk masalah yang tidak mereka ketahui. Misal, memberikan deodoran untuk teman yang memiliki bau badan yang tidak enak.


Jangan berikan mereka masalah baru


Kebanyakan orang tidak menyukai untuk disuruh memilih atau membuat keputusan, jadi, hindari hadiah yang bisa membuat mereka berada dalam situasi tersebut. Berikut beberapa hadiah yang sebisa mungkin kamu hindari.


  1. Jangan belikan voucher atau kartu hadiah

Ketika memberikan orang lain voucer atau kartu hadiah, kamu sebenarnya memberikan masalah baru yang membuat mereka harus memilih.


Daripada voucher, kamu bisa memberikan mereka uang saja, yang jauh bisa memudahkan mereka.


  1. Tetapkan tanggal

Jika kamu ingin memberikan pengalaman seperti pijat atau pelajaran memasak, tentukan tanggalnya juga. Jika pada akhirnya penerima hadiah harus melakukan jadwal ulang, maka biarkan mereka melakukan jadwal ulang tanpa perlu memutuskan apa yang mereka inginkan.



Berikan tanaman


Terkadang pilihan kita dalam memilih hadiah terkesan egois. Kita menginginkan label bahwa kita adalah pemberi hadiah yang snagat baik, sehingga kita terkadang memberikan hal berlebihan, seperti bunga misalnya.


Masalahnya, memberi hadiah seperti bunga bisa membuat si penerima hadiah harus membereskan bangkai dari bunga tersebut.


Jangan jadi egois, kamu bisa mempunyai strategi yang lebih baik dengan memberikan hadiah praktis yang bisa bertahan lebih lama, tumbuhan misalnya. Atau serupa dengan tumbuhan, kamu bisa juga memberikan hadiah lain seperti pisau serbaguna atau peralatan masak.



Jangan terlalu inisiatif


Sebagai pemberi hadiah, terkadang kita ingin menunjukkan seberapa kenalnya kita dengan orang tersebut. Tapi tahukah kamu, siapa yang mengenali penerima hadiah lebih baik dari kamu? Tentu dirinya sendiri.


Jadi, ketika dia memberi tahu apa yang dia inginkan, jangan mengambil inisiatif sendiri dan mencoba mengubahnya. Ditambah, menurut studi, penerima hadiah mengatakan bahwa hadiah yang paling berguna adalah hadiah yang mereka minta dari awal.



Tangkap makna berbeda


Orang tua terkadang sering mengatakan bahwa mereka tidak membutuhkan apapun, terkadang, kita malah salah mengartikan hal tersebut. Jangan sampai kamu membelikan hal-hal yang tidak dia butuhkan seperti gawai terbaru sampai hal-hal canggih lainnya. Padahal ada hal yang lebih penting dari keinginan tersebut, yaitu diri kamu.


Kamu bisa memberikan hadiah kepada orang tua dengan menyisihkan waktu untuk sekadar mengobrol atau berlibur bersama, sesuai dengan preferensi kamu. Dengan begitu, kamu sudah memberikan hadiah yang tak ternilai untuk kedua orang tua kamu maupun untuk diri kamu sendiri. Tidak perlu juga kamu pergi ke tempat yang mewah karena sekadar makan bersama di rumah juga tentu sudah menyenangkan untuk orang tua kamu.



Berikan hadiah yang bisa terus memberi


Kamu juga bisa memberikan hadiah yang ada nilai sentimennya. Apakah maksdunya?


Berikan hadiah yang berguna

Studi menunjukkan bahwa orang lebih menghargai barang yang mereka terima sebagai hadiah daripada mereka beli sendiri. Jadi, kamu bisa mempertimbangkan hadiah yang awet digunakan seperti kaus kaki, atau lukisan dan lain sebagainya


Ambil momennya

Buat hadiah kamu lebih sentimentil dengan mengambil momennya. Contoh, jika kamu memberikan hadiah seperti kelas memasak, atau liburan akhir pekan, kamu bisa juga memesan dokumentasi yang bisa menjadi bahan nostalgia di masa depan.




Hadiah yang sentimentil


Perhatikan juga bahwa hadiah yang sentimentil sama perlunya dan juga berdampak, terutama pada saat pernikahan, wisuda, atau acara lainnya seperti hari Natal.


Studi menunjukkan bahwa pada acara-acara ini, hadiah fisik lebih baik daripada memberikan hadiah yang sifatnya pengalaman. Bukan hanya itu, kamu juga bisa sedikit menambahkan sentuhan personal di hadiah-hadiah ini.


Personal sendiri bukan berarti bahwa kamu harus memberikan semua hadiah dengan foto kamu, sebaliknya, mungkin bisa kamu tambahkan inisial nama kamu dan juga tanggal.


Pikirkan juga cara memberikannya.


Bahkan jika kamu hanya sekadar memberi hadiah, dan kamu merasa bahwa hadiah kamu biasa saja, kamu tetap bisa memberikan kesan spesial kepada hadiah tersebut dengan cara bagaimana kamu memberinya.


Presentasi spesial dengan sedikit usaha akan meningkatkan emosi dan memori dalam hadiah tersebut. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan, mulai dengan memberikan surat yang berisi sentimen tentang kamu dan penerima hadiah, hingga bungkus kado yang bisa kamu buat spesial, mulai dari bahan-bahan yang digunakan, sampai kreatifitas, seperti menggunakan bungkus kado yang besar untuk kado yang kecil.


Berikan yang terbaik


Jika kamu memutuskan untuk membeli barang fisik daripada memberikan pengalaman, pastikan kamu memberikan yang terbaik di kelasnya. Jika kamu tidak bisa menyediakan yang terbaik, mungkin urunan bersama teman-teman bisa masuk ke dalam pertimbangan.


Nah, itu dia tadi bagaimana memberikan hadiah atau kado untuk orang-orang tersayang di Hari Natal. Selain memberikan barang fisik, kamu tentunya bisa juga memberikan hadiah berbentuk pengalaman, salah satunya adalah menginap di Villa Bango. Sebagai vila privat, kamu akan menikmati Hari Natal atau liburan akhir tahun yang lebih intim dan menyenangkan, sehingga, semangat Natal atau liburan bisa dinikmati oleh orang-orang tersayang. Apalagi, Villa Bango juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas tambahan yang bisa menambah kualitas liburan kamu. Pesan kamar kamu sekarang di Villa Bango melalui link yang satu ini ya.










Comments


bottom of page